Sambungan dari part 6
Azdan dhuhur berkumandang dengan syahdu, sesyahdu hatiku yang terlena oleh gejolak asmara.di keheningan suasana rumah, aku bersama kekasih hatiku bercanda dan bercengkrama dengan hangat.
..tak terasa waktu menunjukan pukul 13.00 wib.akupun pamit permisa kepada empunya rumah." Al aku pulang dulu, nanti kapan2 kita main lagi, " " iya sama- sama" aku bergegas men- starter sepeda motorku...
Terik matahari menyengat tubuhku, disertai angin kemarau yang menusuk tubuhku...sepeda motor yang aku naiki bersama kekasihku melaju dengan santai.sambil melanjutkan candaan yang tertinggal...entah berapa kali kami tertawa berdua.suasa hati kami berdua serasa bagai berada dinirwana, indah indah dan indah.tanpa terasa tempat tujuan kami berdua semakin dekat" a' nda takut, hati ini deg- degan takut ketahuan sama orang tuaku".. dia merasa ketakutan karena takut dimarahi oleh keluarganya..maklumlah dia cucu seorang ulama ternama didaerahku..aku mencoba menenangkan dia dengan membesarkan hatinya" tenang aja nda, nanti kita lewat jalan tikus biar gak ketahuan oleh keluarga." Ujarku...akhirnya sampai juga ditempat tujuan...aku pamit permisi dan diapun pulang dengan perasaan yang sama" MEMENDAM RASA RINDU"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar