Sambungan dari part7
Siraman air membuat segar kembali tubuhku yang penat sehabis aktivitas pagi tadi, aku berdiam diri dikamarku mengusap sisa air mandi yang masih membasahi tubuhku dengan handuk. Tit....tit...tit...pesan masuk diponsel bututku." A' hari ini ngajar nggak" aku teruskan saja mengusap sisa air itu, belum sholat,pikirku....bergegas aku menghadap sang pencipta untuk menunaikan kewajibanku...setelah selesai aku raih ponsel bututku itu, " insyaallah a' tidak mengajar, ada keperluan mendadak." Jawabku singkat...." mau kemana" aku tersenyum membayangka kekecewaan kekasihku.
Aku dan dia sebenarnya adalah guru dan murid, dia adalah muridku yang paling cantik dan paling pintar, aku adalah guru killer yang tidak pernah tersenyum dan tidak pernah bergurau ketika sedang belajar mengajar.aku mengajar di sebuah pesantren milik kakeknya dia,dia adalah cucu pertama shohibul ma' had.
Aku bergegas menuju kantor sekolah, mengambil semua peralatan mengajar, jam menunjukan pukul 14.30 wib. Waktunya aku masuk kelas untuk mengajar...denga langkah yang pasti dan hati yang dag dig dug karena hari ini adalah hari pertama aku mengajar di sekolah yang muridnya salah satunya adalah kekasih baruku, sebenarnya aku mengajar sudah lama, dan mengajar di kelas kekasihku juga sudah lama, cuma sekarang beda kalau dulu aku tidak punya perasaan lebih tapi kalau sekarang yang diajar ada tambatan hatiku, jadi agak gerogi h h h hehe..
" assalamu' alaikum"
Bersambung ke part 9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar